ASN Kedinasan
TNI & Polri

Syarat Tinggi Badan Polri: Akpol, Bintara, dan Taruna

26 Oktober 20266 menit baca

Syarat tinggi badan Polri sering menjadi pertanyaan pertama calon peserta. Seperti halnya TNI, tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua jalur. Akpol, Bintara, dan Taruna memiliki ketentuan yang berbeda, begitu pula peserta pria dan wanita.

Selain tinggi, Polri memeriksa banyak syarat fisik lain: berat badan, buta warna, kelainan bentuk kaki, tato, tindik, dan kesehatan mata. Banyak peserta fokus pada tinggi badan sampai lupa bahwa syarat lain juga bisa menggugurkan.

Gambaran ambang tinggi per jalur

Angka berikut adalah gambaran umum yang dipakai pada beberapa periode seleksi. Selalu cek pengumuman resmi Polri untuk tahun pendaftaran Anda karena ketentuan dapat berubah.

Jangan membandingkan angka antar-tahun atau antar-daerah tanpa membaca pengumuman resmi. Panitia biasanya juga menetapkan ketentuan berat badan dan indeks massa tubuh yang proporsional dengan tinggi.

Cara tinggi badan diukur

Pengukuran dilakukan tanpa alas kaki, berdiri tegak, tumit rapat, dan pandangan lurus ke depan. Petugas memakai alat ukur resmi. Agar hasil tidak mengecewakan:

Syarat fisik lain yang sering terlupakan

Tinggi badan hanyalah salah satu bagian dari pemeriksaan fisik. Beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan:

Apa yang bisa dilakukan jika tinggi kurang?

Setelah masa pertumbuhan berhenti, tinggi tulang tidak dapat ditambah secara signifikan. Produk atau terapi yang menjanjikan penambahan tinggi dalam waktu singkat sebaiknya tidak dipercaya. Yang masih bisa diperbaiki adalah postur dan proporsi berat badan.

Jika tinggi berada di bawah ambang jalur yang diinginkan, pertimbangkan jalur lain yang ketentuannya sesuai, atau evaluasi ulang pilihan formasi. Jangan memaksakan diri dengan cara yang berisiko saat pemeriksaan.

Persiapan sebelum tes

  1. Baca pengumuman resmi dan catat ambang tinggi, berat, serta syarat fisik lain untuk jalur Anda.
  2. Ukur tinggi dan berat badan sendiri, lalu hitung indeks massa tubuh.
  3. Perbaiki postur dengan olahraga rutin dan jaga pola makan.
  4. Periksa kondisi mata, gigi, dan kulit sejak awal agar ada waktu untuk penanganan.
  5. Latih kebugaran fisik karena seleksi Polri juga menguji lari, pull up, sit up, dan renang.

Kesalahan yang sering terjadi

Mulai dari mana?

Seleksi Polri mencakup pemeriksaan fisik, psikotes, keswa, litpers, dan pengetahuan. Siapkan semuanya secara bertahap. Lihat paket tryout Polri untuk mulai berlatih soal dan memahami tahapannya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa tinggi badan minimal Polri?

Berbeda menurut jalur dan jenis kelamin. Bintara umumnya sekitar 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita, sedangkan Akpol lebih tinggi. Cek pengumuman resmi tahun berjalan.

Apakah tinggi badan bisa kurang sedikit dari syarat?

Biasanya ada toleransi pengukuran yang sangat kecil, tetapi jangan mengandalkannya. Panitia memakai alat ukur resmi dan ketentuan yang berlaku.

Apakah tato dan tindik menggugurkan?

Pada umumnya tato dan tindik yang terlihat dapat menggugurkan peserta. Baca ketentuan resmi dan periksa kondisi Anda sebelum mendaftar.

Apakah berat badan ikut diperiksa?

Ya. Polri biasanya memeriksa berat badan dan indeks massa tubuh agar proporsional dengan tinggi. Jaga berat badan sejak awal persiapan.

Uji pemahaman Anda

Kerjakan tryout SKD dengan sistem CAT, lengkap dengan pembahasan dan analisis per sub-tes.

Coba Tryout Gratis

← Semua artikel