Apa Itu Tes EPPS dan Cara Menjawabnya dengan Jujur
Tes EPPS (Edwards Personal Preference Schedule) adalah tes psikologi yang memetakan minat, kebutuhan, dan motivasi kerja seseorang. Di seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan, tes ini muncul bersama rangkaian psikotes lain. Bentuknya sederhana: Anda disajikan dua pernyataan, lalu memilih salah satu yang lebih menggambarkan diri Anda.
Bentuk soalnya
Setiap soal berisi dua pernyataan yang keduanya terdengar wajar. Contohnya:
- Dalam menjalankan tugas yang menuntut ketepatan: "Saya merasa lebih nyaman bekerja dengan aturan dan instruksi yang jelas" atau "Saya merasa lebih nyaman menyesuaikan langkah kerja sesuai situasi di lapangan".
- Ketika menghadapi tugas baru: "Saya tertantang menyelesaikannya meski belum pernah melakukannya" atau "Saya berusaha memahami tujuan tugas lebih dahulu sebelum mulai bekerja".
Perhatikan: tidak ada pilihan yang salah. Yang dinilai adalah kecenderungan Anda, dan seberapa konsisten kecenderungan itu muncul sepanjang tes.
Apa yang dipetakan
- Kebutuhan berprestasi — dorongan menyelesaikan tugas dengan baik dan mengungguli standar.
- Kebutuhan berafiliasi — keinginan menjalin hubungan dan diterima lingkungan kerja.
- Kebutuhan mengatur — kecenderungan memimpin, mengarahkan, dan memengaruhi orang lain.
- Kebutuhan keteraturan — kesukaan pada struktur, jadwal, dan prosedur yang jelas.
- Kemandirian dan ketekunan — seberapa tahan Anda bekerja tanpa pengawasan dan menyelesaikan tugas sampai tuntas.
Cara menjawab yang benar
- Pilih yang paling menggambarkan diri Anda, bukan yang terdengar paling bagus. Menjawab "sesuai harapan penguji" justru membuat profil tidak konsisten.
- Jawab cepat. Tes ini punya batas waktu, dan jawaban yang ditimbang terlalu lama biasanya berubah-ubah.
- Jaga konsistensi. Kalau di awal Anda memilih pernyataan yang menekankan kehati-hatian, jangan memilih yang berlawanan pada soal serupa di bagian lain.
- Jangan mencari pola jawaban. Tidak ada kunci berbentuk "selalu pilih A" atau "selalu pilih yang paling tegas". Justru pola berulang yang kaku membuat profil Anda terlihat dibuat-buat.
- Istirahat cukup sebelum tes. Tes ini panjang dan menyita konsentrasi; kelelahan membuat pilihan Anda tidak konsisten.
Yang sebenarnya dibaca psikolog
- Keutuhan profil. Apakah kecenderungan Anda membentuk gambaran yang masuk akal, bukan campuran yang saling bertentangan.
- Kesesuaian dengan tuntutan jabatan. Misalnya kebutuhan keteraturan dan ketekunan penting untuk tugas yang menuntut prosedur ketat.
- Kestabilan menjawab. Apakah pilihan Anda tetap konsisten di awal, tengah, dan akhir tes.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menjawab dengan "jawaban ideal" versi penguji, bukan versi diri sendiri.
- Berlama-lama menimbang tiap soal sampai kehabisan waktu.
- Mengubah pola di tengah tes karena merasa jawaban sebelumnya salah.
- Tidak pernah mencoba format ini sebelumnya, sehingga kaget dengan jumlah soal dan waktunya.
Cara berlatih
Latihan EPPS bukan menghafal jawaban, melainkan membiasakan diri: kerjakan satu set penuh dengan batas waktu, lalu periksa apakah pilihan Anda konsisten. Kalau Anda menemukan banyak pasangan yang saling bertentangan, itu tanda Anda belum menjawab berdasarkan kecenderungan diri sendiri.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apa itu tes EPPS?
Tes psikologi yang memetakan minat, kebutuhan, dan motivasi kerja. Bentuknya memilih satu dari dua pernyataan yang keduanya terdengar wajar.
Apakah ada jawaban benar atau salah dalam EPPS?
Tidak ada. Yang dinilai adalah kecenderungan diri dan konsistensinya sepanjang tes, bukan benar atau salahnya pilihan.
Bagaimana cara menjawab EPPS dengan baik?
Jawab sesuai kondisi diri sendiri, dengan cepat, dan konsisten. Menjawab berdasarkan dugaan harapan penguji justru membuat profil tidak utuh.
Uji pemahaman Anda
Kerjakan tryout SKD dengan sistem CAT, lengkap dengan pembahasan dan analisis per sub-tes.
Coba Tryout Gratis